Variable
independent adalah variable yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab
perubahan atau timbulnya variable terikat (dependen).

Variabel
dependen adalah variable yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat
karena adanya variable bebas.

Variable
moderator adalah variable yang mempengaruhi (memperkuat atau
memperlemah) hubungan antara variable dependen dan variable
independent.

Variable
intervening adalah variable yang secara teoritis mempengaruhi hub.
Antara variable dependen dan variable independent menjadi hub. Yang
tidak langsung dan tidak dapat diamati dan diukur.

Variable
control adalak variable yang dikendalikan atau dibuat konstan
sehingga pengaruh variable independent terhadap dependen tidak
dipengaruhi oleh factor luar yang tidak diteliti.

Paradigma
penelitian adalah pola pikir yang menunjukkan hubungan antara
variable yang akan diteliti yang sekaligus mencerminkan jenis dan
jumlah rumusan masalah yang perlu dijawab dalam penelitian, teori
yang digunakan untuk merumuskan hipotesis, jenis dan jumlah
hipotesis, dan teknik analisis statistic yang akan digunakan.

Bentuk-bentuk
paradigma atau model penelitian kuantitatif : 


Paradigma
sederhana adalah paradigma penelitian yang terdiri dari satu variabel
independent dan satu variable dependen

Teknik
sampling adalah teknik pengambilan sample untuk menentukan sample
yang akan digunakan dalam penelitian

Teknik
sampling terdiri dari :

  • Probability
    sampling adalah teknik pengambilan sample dengan memberikan peluang
    yang sama bagi setiap anggota populasi untuk dipilih menjadi anggota
    sample, yang terdiri dari :

  • Simple
    random sampling adalah pengambilan sample dari populasi yang
    dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata dalam populasi
    tersebut.

  • Proportionate
    stratified random sampling adalah pengambilan sample dari populasi
    yang dilakukan secara acak dengan memperhatikan strata secara
    proporsi dalam populasi tersebut.

  • Disproporsi
    stratified random sampling adalah pengambilan sample dari populasi
    yang dilakukan secara acak apabila dalam populasi berstrata tersebut
    kurang proporsional.

  • Cluster
    sampling adalah teknik pengambilan sample dari populasi yang
    dilakukan secara acak apabila dalam populasi tersebut terdiri dari
    populasi yang sangat luas.

  • Nonprobability
    sampling adalah teknik pengambilan sample yang tidak memberi peluang
    yang sama bagi setiap unsur dari populasi untuk dipilih menjadi
    sample, yang terdiri dari :

  • Sampling
    sistematis adalah teknik pengambilan sample berdasarkan urutan dari
    anggota popuasi yang telah diberi nimor urut.
    Sampling kuota
    adalah teknik pengambilan sample dari populasi yang mempunyai
    ciri-ciri tertentu sampai jumlah (kuota) yang diinginkan.

  • Sampling
    incidental adalah tekhnik penentuan sample berdasarkan kebetulan
    yaitu siapa saja yang secara incidental bertemu dengan peneliti
    dapat digunakan sebagai sample, apabila orang yang kebetulan ditemui
    cocok sebagai sumber data

  • Sampling
    purporsive adalah tekhnik penentuan sample dengan pertimbangan
    tertentu

  • Sample
    jenuh adalah tekhnik penentuan sample apabila semua anggota populasi
    digunakan sebagai sample.

  • Snowball
    sampling adalah tekhnik penentuan sample yang mula-mula jumlahnya
    kecil kemudian membesar

Hi, I’m admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *